Sudah Bayar dan Menunggu Hingga Tiga Jam, Pelanggan Kecewa dan Tuding Mie Gacoan Bangkalan Penipu

oleh -996 views

Bangkalan, Posmedia.id,- Belum satu minggu mie gacoan buka di kabupaten Bangkalan. Tepatnya pada hari Sabtu (30/11/24) lalu. Namun beberapa peristiwa dan fakta yang terjadi di mie gacoan kabupaten Bangkalan tersebut menarik untuk di ulas.

 

Pertama, Grand Opening yang diwarnai keributan karena adanya kelompok yang berebut lahan parkir. Untuk menghindari hal yang tidak di inginkan pihak kepolisian hingga menurunkan satu Satuan Setara Pleton (SST) Brimob bersenjata laras panjang lengkap. Dalam peristiwa tersebut, tiga orang diamankan karena diketahui membawa senjata tajam.

 

Kedua, vidio serta berita grand opening mie Gacoan ricuh tersebut viral di media tiktok resmi milik posmedia.id hingga diputar oleh 2,6 juta penonton serta menuai 7 ribu lebih komentar dari netizen, komentarnya mayoritas menghujat dan merendahkan masyarakat Madura seperti Madura = Hama serta menyamakan pulau Madura dengan pulau sentinel serta beberapa netizen mengait-ngaitkan dengan peristiwa sampit.

 

Ketiga, dinilai kurang manusiawi karena beberapa pelanggan harus antri dua kali ketika ingin menikmati mie gacoan di Bangkalan tersebut. Sebelum antri di kasir, pelanggan masih harus berpanas-panasan mengantri di depan pintu yang dijaga seorang penjaga pintu. Perlakuan itupun viral dan dikeluhkan oleh beberapa pelanggan di media sosial.

 

Yang terakhir lebih lucu lagi, salah satu pelanggan mengeluh karena sudah bayar dan mengantri selama hampir tiga jam namun tidak mendapatkan mie gacoan. Anehnya setelah di konfirmasi ke pelayannya, mie pesanan tersebut mengaku sudah di antarkan.

 

“Saya dan anak saya sudah menunggu hampir 3 jam, tidak ada mie gacoan datang, setelah di konfirmasi katanya sudah diantarkan, kan lucu,” ucap Abdurrahem dengan nada kecewa Kamis (05/12/24).

 

Atas peristiwa tersebut, dirinya beserta anaknya harus pulang dengan kecewa karena kehilangan uang untuk bayar 5 porsi mie gacoan tapi tidak mendapatkan seporsipun walaupun sudah mengantri lama.

 

“Jelas kecewa, niat mau membahagiakan anak, eh malah sebaliknya,” ungkapnya.

 

Dirinya meminta sebaiknya Mie Gacoan ditutup saja dulu jika belum siap melayani pelanggan dengan baik.

 

“Mie gacoan penipu masyarakat, masak sudah bayar tapi gak dikasi mie,” Pungkasnya dengan nada sangat kecewa

 

Redaksi sudah berupaya melakukan konfirmasi kepada management Mie Gacoan Bangkalan, namun upaya konfirmasi yang kami lakukan hingga berita ini ditulis belum mendapatkan tanggapan. (Red)

No More Posts Available.

No more pages to load.