Tangkapan layar video dokumentasi penyaluran bantuan untuk korban bencana alam di Bangkalan.
POSMEDIA.ID, Bangkalan,- Beberapa hari yang lalu, beberapa daerah di kabupaten Bangkalan ditimpa bencana tanah longsor dan angin puting beliung. Atas kejadian tersebut Pemerintah Kabupaten Bangkalan menyalurkan bantuan kepada korban bencana.
Penyaluran bantuan kepada korban angin puting beliung yang menimpa warga Kelurahan Pejagan dan Bancaran diberikan secara simbolis oleh Bupati dan Wakil Bupati Bangkalan serta di dokumentasikan dalam bentuk vidio yang kemudian di upload di TikTok resmi Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) pemerintah kabupaten Bangkalan Jumat (21/03/25).
Namun tim redaksi posmedia.id mendapatkan informasi bahwa korban tanah longsor di kecamatan Geger Kabupaten Bangkalan belum mendapatkan bantuan apa-apa. Padahal kejadian tersebut menurutnya juga sudah dilaporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Bangkalan.
Berdasarkan informasi yang penulis peroleh bahwa laporan bencana Longsor tersebut sudah masuk dan diterima oleh BPBD Bangkalan sejak tanggal 11 Maret 2025 lalu, namun hingga kini beberapa korban belum mendapatkan bantuan.
Menanggapi hal tersebut, Tim redaksi dari Posmedia.id pun berupaya mengkonfirmasi perihal kebenaran informasi tersebut ke Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Bangkalan Rizal Mardiansyah.
Dirinya membenarkan bahwa korban bencana tanah longsor tersebut belum mendapatkan bantuan.
“ini masih dalam proses kami kirim, insyaallah besok kami kirim,” ucapnya menjawab pertanyaan Konfirmasi kami kirimkan melalui pesan WhatsApp Selasa (25/03/25).
Namun saat ditanya penyebab keterlambatan pengiriman Bantuan, hingga berita ini ditayangkan belum ada respon apapun dari yang bersangkutan. Padahal kejadian bencana tanah longsor lebih dulu dibandingkan kejadian bencana angin puting beliung, namun korban bencana angin puting beliung bisa lebih dulu mendapatkan bantuan sedangkan beberapa korban bencana tanah longsor hingga saat ini belum mendapatkan bantuan apa-apa.
Atas kejadian tersebut beberapa masyarakat menilai pemkab Bangkalan tidak profesional dalam menyalurkan bantuan kepada korban bencana di kabupaten Bangkalan.
“Seperti tidak adil ya, jangan-jangan ada apa-apa,” ucap salah satu warga Bangkalan setelah mengetahui hal tersebut. (Red)