Ratusan Penumpang Tujuan Masalembu Sempat Terlantar, Anggota DPR RI Slamet Ariadi Sampaikan Ini

oleh -364 views

POSMEDIA.ID, Sumenep,- Agenda mudik atau pulang kampung menjadi agenda tahunan bagi warga Madura yang ada di perantauan, tidak terkecuali bagi warga Kepulauan terluar yang ada di Jawa Timur yakni kepulauan Masalembu.

 

Selasa (25/03/25) kemaren, ratusan warga Kepulauan Masalembu sempat terlantar di pelabuhan Tanjung Perak Surabaya karena tidak kebagian tiket kapal Sabuk Nusantara 92 yang akan berlayar di jadwal terakhir hari ini Rabu (26/03/25).

 

Ratusan Penumpang yang tidak kebagian tiket dan tidak mendapatkan kepastian untuk bisa mudik dan berlebaran dengan keluarga sempat bersitegang tegang petugas di pelabuhan Tanjung Perak, akhirnya beberapa aktivis dan pemuda membantu untuk mengkomunikasikan hal tersebut baik ke pemerintah Kabupaten Sumenep maupun ke Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur agar bisa dicarikan solusi.

 

Alhamdulilah upaya yang dilakukan membuahkan hasil, berkat koordinasi yang baik antara Dishub Kabupaten Sumenep dan Dishub Provinsi Jawa Timur serta KSOP Tanjung Perak Surabaya, akhirnya kapal KN. Masalembu milik navigasi diperbantukan untuk memastikan semua penumpang tujuan Pulau Masalembu bisa mudik dan berlebaran dengan keluarga.

 

Untuk kejadian tersebut, Anggota DPR RI fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Slamet Ariyadi juga turut angkat bicara. Dirinya meminta kepada pemerintah dan pihak-pihak terkait untuk memastikan persiapan infrastruktur transportasi laut ataupun darat agar pelaksanaan mudik lebaran kali ini berjalan dengan baik dan sukses.

 

Pemuda asli Madura yang saat ini duduk di kursi senayan itu meminta kepada pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk terus memantau dan memfasilitasi akses jalur mudik ke semua wilayah Kepulauan, demi menjaga keselamatan dan kenyamanan para pemudik yang hendak pulang kampung, atau yang lebih dikenal dengan istilah toron untuk masyarakat Madura.

 

Dirinya juga mengatakan bahwa mudik lebaran atau lebih dikenal dengan istilah toron menjadi momen penting bagi masyarakat perantau yang hendak bersilaturahmi dengan keluarga. Oleh karena itu, pemerintah bersama stakeholder harus hadir dam mengambil langkah untuk berkordinasi dengan baik dengan semua pihak, sehingga perjalanan mudik masyarakat kepulauan aman dan nyaman.

 

“Apalagi masalembu merupakan pulau terjauh yang ada di Kabupaten Sumenep. Pulau terluar di bagian utara yang berdekatan dengan Kalimantan selatan dengan jarak tempuh kurang lebih 151 Mil dari Pelabuhan tanjung perak, itu perjalanan yang sangat jauh, memerlukan 18 jam perjalanan, jadi fasilitas nya harus benar-benar di perhatikan,” ucapnya kepada Posmedia.id Rabu (26/03/25). (HI/HS)

No More Posts Available.

No more pages to load.