Sampah di pinggi sungai Bancaran kondisinya sangat memperihatinkan karena sudah lama tidak diangkut sehingga menimbulkan bau busuk dan lingkungan yang kotor Selasa (18/03/25). (Foto : Dok Posmedia.id)
POSMEDIA.ID, Bangkalan,- Permasalahan sampah di Kabupaten Bangkalan sudah akut bahkan seakan tidak ada yang bisa memberikan solusi hingga sampah ditemukan berserakan dimana-mana baik di setiap sudut kota maupun desa.
Salah satu tumpukan sampah yang kondisinya memperihatinkan karena tidak pernah diangkut sehingga menjadi perhatian masyarakat adalah tumpukan sampah yang berada di pinggir sungai Bancaran atau di samping belakang pasar Bancaran.
Dilokasi tersebut tumpukan sampah diketahui sudah lama tidak diangkut dan hanya ada bekas pembakaran yang hanya menyisakan aroma tidak sedap dan lingkungan yang kotor. Namun sayangnya setelah dikonfirmasi ke Dinas Lingkungan Hidup mengatakan bahwa tumpukan sampah di lokasi tersebut bukan merupakan tanggung jawabnya, melainkan menjadi tanggung jawab Dinas Perdagangan Kabupaten Bangkalan.
“Dinas perdagangan, di Pasar,” ucap Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangkalan Yudistira Ardi Nugroho menjawab konfirmasi tim posmedia.id. Jumat (21/03/25).
Namun Dinas Perdagangan Kabupaten Bangkalan mengatakan sebaliknya, tumpukan sampah yang ada dilokasi tersebut bukan merupakan tanggung jawabnya karena berada diluar pagar pasar Bancaran.
“Kalau yang di Bancaran yang di luar pagar, sampah dari warga. Sampah pasar di dalam pasar ada 2 tempatnya,” ucap Achmad Siddik selaku Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan menolak jika sampah tersebut merupakan tanggung jawabnya.
“Kalau (sampah,red) warga (tanggung jawab, red) DLH, mulai warung Gebbang sampai warung-warung daerah Pejagan dan Bancaran buangnya di situ. Kalau sampah pasar tidak ada pempers nya,” tegasnya menolak bertanggung jawab atas sampah tersebut. (Red)