Turut Berduka, Warga NU di Bangkalan Gelar Solat Ghoib untuk Tiga Anggota Polisi yang Gugur Dalam Tugas

oleh -74 views

POSMEDIA.ID, Bangkalan,- Beberapa hari yang lalu, tiga anggota polisi gugur saat sedang menjalankan tugas untuk membubarkan kegiatan sabung ayam yang ada di Kabupaten Way Kanan Provinsi Lampung pada Senin (17/03/25).

Tiga anggota polisi yang gugur dalam tugas tersebut adalah Kapolsek Negara Batin AKP (Anumerta) Lusiyanto, anggota Polsek Negara Batin Aipda (Anumerta) Petrus Apriyanto, dan anggota Satreskrim Polres Way Kanan Briptu (Anumerta) M Ghalib Surya Ganta.

Kabar duka gugurnya tiga anggota polisi dalam tugas kenegaraan tersebut menyebar ke seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, tidak terkecuali di Bangkalan, Madura.

Sebagai bentuk dukungan dan ikut berbelasungkawa, beberapa warga Nahdlatul Ulama (NU) di Bangkalan menggelar sholat gaib untuk mendoakan para korban.

Kiai Ahrori salah satu warga NU yang ikut serta dalam sholat gaib tersebut mengatakan bahwa secara pribadi dirinya ikut berduka atas tewasnya tiga anggota polisi yang sedang melaksanakan tugas tersebut.

“Secara pribadi kami sampaikan belasungkawa atas kejadian yang menewaskan tiga polisi. Apapun alasanya, penembakan terhadap ketiga polisi tersebut tidak dapat dibenarkan. Apalagi sedang melaksanakan tugas untuk memberantas kejahatan” ucapnya Kamis (20/03/25).

Dirinya juga mengatakan bahwa solat ghaib kali ini dilakukan serentak di beberapa pondok pesantren di kabupaten Bangkalan.

“Ada beberapa pondok pesantren dan yayasan dibawah naungan PCNU Bangkalan melaksanakan sholat Ghaib untuk tiga polisi yang gugur tersebut. Pondok pesantren Darul Mutaallimin Batobelle Geger. Yayasan Annur Assyarifyah Bajeman Trageh. Yayasan Assunniyah Annahdiyah Tanah Merah. Masjid Al Hasanah Tanah Merah. Masjid Al Mubarok Kendaban Tanah Merah, PP. Pesantren Nurul Hikmah Pettong Tanah Merah. Masjid Nurus Syadzili Longkek Galis, Masjid Asslafiyah Banyubesi trageh,” lanjutnya.

Dengan digelarnya sholat ghaib dirinya berharap tiga anggota polisi tersebut meninggal dalam keadaan Husnul Hotimah dan keluarga diberikan ketabahan serta kekuatan.

“Sebagai umat muslim kita hanya bisa mendoakan semoga Almarhum Husnul Hotimah dan keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan,” terangnya seraya berharap pelaku bisa diberikan hukuman yang seberat-beratnya.

“Kami berharap, pelakunya dihukum seberat beratnya,” pungkas kiai muda tersebut. (Red)

No More Posts Available.

No more pages to load.